728x90

 

Dengan Berani Siswi SMP Memaki-maki Petugas

Petugas Satpol PP mendapat makian dari seorang anak pedagang yang masih berseragam SMP, saat menertibkan PKL di Jalan Gatot Subroto atau epan Plaza Medan Fair, Kamis (19/3/2015). Foto: Riadi/PM/JPNN
MEDAN - Kawasan di depan Plaza Medan Fair, Jalan Gatot Subroto, Kecamatan Medan Petisah, Kamis (19/3) sekira pukul 15.00 WIB, sangat ricuh.

Suara teriakan dan makian terdengar riuh saat Petugas Satpol PP dari Pemko Medan diback up TNI AD dan Polisi merangsek dan menertibkan lapak-lapak pedagang di areal pertokoan depan Medan Fair Plaza itu.

Seorang anak perempuan berseragam sekolah putih biru nekat melajukan sepeda motornya dengan kencang ke tengah kerumunan aparat. Anak itu menggeber klakson dengan keras dan memaki-maki aparat.

Aksi siswi SMP yang belakangan diketahui anak seorang pedagang yang digusur itu, membuat suasana seketika gaduh. Sebagian warga yang melihat aksi itu langsung berlarian. Ada yang naik ke atas jembatan penyeberangan. Ada yang berusaha menyelamatkan diri ke pinggir jalan.
Sebagian warga yang nekat pun ada yang mencoba mengabadikan peristiwa tersebut dengan memoto dan memvideokan peristiwa itu.

Setelah menghentikan motornya, si gadis SMP nekat menghadapi petugas, menghujani kata-kata makian. Namun petugas Satpol PP wanita dengan sigap langsung mengamankan si gadis, yang terus melawan aksi penggusuran itu.

Suasana sore itu memang panas. Sempat terjadi tarik menarik antara pedagang dan Sat Pol PP. Bahkan, ada satu pedagang yang jatuh pingsan setelah melakukan perlawanan saat barang dagangannya berhasil disita petugas Satpol PP.

Terlihat pedagang yang tidak bersedia ditertibkan berteriak histeris. Seorang pedagang berupaya menarik meja dan kursi miliknya yang sudah disita anggota Satpol PP ke dalam truk untuk diamankan ke kantor.

“Nggak ada memang perasaan kalian!!! Penertiban ini tidak ada surat pemberitahuan kepada kami jadi jangan asal mengambil barang kami,” teriak, Moro seorang pedagang boneka. (SP/jpnn

Post a Comment

 
Top