728x90

 

Aplikasi Ini Bisa Pandu Nelayan Deteksi Keberadaan Ikan

Untuk mendukung pembangunan ekonomi perikanan dan kelautan di Indonesia, telah dikembangkan aplikasi m-Fish yang berbasiskan teknologi selular.

Aplikasi yang dikembangkan PT. XL Axiata Tbk (XL) ini, bisa mendeteksi data keberadaan plankton, yang sekaligus juga bisa menjadi cara mendeteksi keberadaan ikan. Selain itu, mFish juga memiliki sejumlah fitur, antara lain e-wallet, panduan menjaga lingkungan, peta arah pulang, hingga laporan dalam keadaan darurat.

Menurut Direktur Service Management XL, Ongki Kurniawan, aplikasi ini dapat membantu memaksimalkan produktivitas nelayan, sekaligus menjaga kelestarian lingkungan dan ekosistem laut Indonesia.

Program yang pertama kali dikenalkan di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) ini dapat bekerja menyediakan akses informasi yang dibutuhkan oleh para nelayan seperti kondisi prakiraan cuaca, info ketinggian pasang surut, peta permukaan laut secara lebih tepat dan akurat, lokasi pencarian ikan dan plankton, nilai komersial dari ikan yang akan ditangkap.

"Teknisnya m-Fish itu, berbasis pada sistem operasi android dengan teknologi jaringan 3G, yang dapat diadaptasi ke jaringan 4G. Ada handphonenya, aplikasinya dan perlengkapannya seperti charger solar saat mereka melaut dan lain-lain. Sampai saat ini masih kita bagikan secara gratis ke 250 nelayan di Lombok," ujarnya di tengah acara peluncuran XL 4 LTE, di kawasan Islamic Center, Mataram, Lombok pada Senin (6/7/2015).

Aplikasi ini bekerja melalui koneksi GPS saat nelayan berada di tengah laut, dan kembali pada koneksi data saat nelayan berada di darat atau radius 3-4 km dari pantai.

Meski begitu, kata Ongki program yang juga telah mendapat dukungan dari Pemerintah Daerah dan Kementerian Kelautan dan Perikanan ini memiliki tantangan yang cukup besar. Karena menurutnya, sosialisasi dan edukasi yang terus menerus pada para nelayan sangatlah penting agar bisa terus menjaga produktivitas.

"Akhir tahun kita punya target untuk mendukung 1500 nelayan. Makanya kita terus lakukan edukasi, karema ini tantangan, gimana caranya agar ini benar-benar bisa bermanfaat. Mereka bisa pakai dengan simpel," kata dia.

Setelah Lombok, nantinya XL akan menyasar sejumlah daerah lain seperti Bali, Kendari hingga Makassar.

Post a Comment

 
Top