728x90

 

One Life – FPS Dimana Anda Hanya Bisa Hidup Sekali!

Respawn terbukti telah menjadi bagian yang tak terpisahkan dari hampir semua tampilan game yang dihadirkan semenjak ketika ini. Sebagai suatu media hiburan yang dirancang untuk tampil membahagiakan lewat serangkaian tantangan, konsep Respawn, terlepas dari alangkah tak realistisnya itu merupakan satu-satunya solusi paling reliable untuk memastikan gamer rutin punya peluang untuk menyelesaikannya. Beberapa developer berusaha memodifikasi sistem semacam ini untuk menunjukkan efek resiko yang lebih kentara, semacam permanent death misalnya. Begitu mati, karakter yang Anda gunakan akan dengan cara otomatis hilang serta Anda dipaksa untuk mengawali progress kembali dari awal dengan karakter yang baru. Namun apa yang ditawarkan suatu game action baru – One Life ini, mengangkat konsep kematian ini ke level ekstrim yang baru!

Masih berusaha untuk lolos dari Steam Greenlight, daya tarik mutlak One Life terletak pada konsep ekstrim mereka soal kematian karakter. Ia mengangkat sistem “Permanent Death” ke level yang baru. Seperti nama yang ia usung, Anda sangatlah hanya punya satu nyawa saja di dalam game ini! Ini berarti, alih-alih sekedar memaksa Anda untuk mengganti karakter baru serta mengulang progress dari awal, kematian akan mengunci game ini dari library Steam Anda. Benar sekali, begitu Anda dinyatakan tewas, Anda tak akan dapat memainkan game ini lagi selamanya.

Membawa konsep kematina permanen ke level yang lebih ekstrim, mati di One Life berarti Anda tidak akan bisa lagi mengakses game ini selamanya.
 Membawa konsep kematian permanen ke level yang lebih ekstrim, mati di One Life berarti Anda tidak akan bisa lagi mengakses game ini selamanya.

Walaupun demikian, tidak semua aksi berbahaya akan eksklusif selesai dengan kematian dengan cara instan. Anda akan melalui seperti keadaan kritis terlebih dahulu saat bertarung dengan player lain. Dalam keadaan ini, player lain dapat memilih untuk mengampuni nyawa alias menghabisi Anda dengan cara langsung. Jika dihabisi langsung, Anda dapat mengucapkan selamat tinggal pada One Life! Sementara apabila diampuni, dev. One Life berharap beragam skenario dapat timbul dari sana, tergolong mengampuni mereka sampai menjadikan mereka tawanan yang dapat diperlakukan semena-mena.

Namun sayangnya, sejauh ini respon gamer di dunia maya justru lebih tidak sedikit mengarah ke negatif terkait konsep ekstrim One Life ini. Sesuatu yang rasional, mengingat bahwa game ini sendiri rencananya akan didistribusikan sebagai game berbayar serta bukannya free to play. One Life rencananya akan dilemparkan dengan range harga kurang lebih USD 10, harga yang pasti saja terhitung tinggi dengan resiko kematian yang demikian fatalnya. Belum terang apakah sang developer akan memodifikasi game ini nantinya mengingat feedback yang lumayan keras alias masih bersi kukuh dengan idealisme mereka.

Bagaimana dengan Anda sendiri? Apakah Anda tertarik mencoba sesuatu game yang tak akan lagi bisa dimainkan begitu Anda tewas seperti One Life ini?

sumber

Post a Comment

 
Top