728x90

 

Kualitas Tidur Mempengaruhi Pertumbuhan Fisik Bayi

Kenyamanan fisik bayi selama tidur dipengaruhi banyak faktor, salah satunya adalah pemakaian popok di malam hari.

Pemakaian popok di malam hari menjadi salah satu faktor dari banyak faktor yang mempengaruhi kenyamanan fisik bayi selama tidur. Hal tersebut dijelaskan oleh Dr. dr. Soejatmiko, SpA(K), MSi, adalah dokter spesialis anak dan juga sekaligus sebagai Konsultan Tumbuh Kembang Magister Sains Psikologi Perkembangan.

Dalam suatu acara diskusi yang bertajuk Pentingnya Tidur REM dan Non-REM untuk Optimalisasi Tumbuh Kembang Bayi-Balita, pada Selasa (10/11/2015) di Hotel Le Meridien, dr. Soejatmiko menegaskan bahwa kita jangan menganggap enteng terhadap kegelisahan buah hati saat tidur di malam hari.

"Yang tak disadari para orangtua adalah tidur bukan semata-mata menghilangkan lelah," kata dr. Soejatmiko disaat membuka percapakan.

Dalam siklus tidur bayi dan balita dikenal dengan dua siklus yakni Rapid Eye Movement (REM) dan non-REM. "Siklus REM ini berkaitan dengan gerakan bola mata, jari-jari yang bergerak sampai mimpi si anak. Normalnya bayi usia 0-3 tahun punya 5 jam REM," kata sang dokter lagi.

Siklus REM tersebut dapat berpengaruh terhadap perkembangan emosional dan kognitif anak. Sementara non-REM mempengaruhi terhadap pertumbuhan fisik serta peningkatan hormon.

"Siklus non-REM adalah merupakan fase diam pada saat tidur. Kalau terganggu gara-gara popok yang gatal misalnya, pertumbuhan fisik tak baik," tutur dr. Soejatmiko.

"Sejauh ini para orangtua hanya fokus terhadap nutrisi dan stimulasi otak anak dengan pemenuhan gizi mereka. Mungkin sebagian orangtua lupa, kalau kualitas tidur bisa dapat berpengaruh," pungkasnya.

sumber

Post a Comment

 
Top