728x90

 

Awas, Inilah Pemicu Naiknya Asam Lambung Saat Puasa

Gastro esophageal reflux disease (GERD) atau bias juga dikenal dengan kondisi dimana naiknya asam lambung merupakan suatu penyakit yang bisa kambuh ketika menjalani puasa.

Dokter spesialis penyakit dalam konsultan Gastroenterologi dan Hepatologi dari Rumah Sakit Siloam Kebon Jeruk, Jakarta, Epistel P Simatupang mengungkapkan, ada beberapa kebiasaan saat puasa, yang dapat memicu naiknya asam lambung.

"Misalnya, sesudah makan langsung tidur. Ketika lambung terisi penuh, itu memudahkan sekali naik ke esofagus," jelas Epistel di Rumah Sakit Siloam Kebon Jeruk, Jakarta, Selasa (7/6/2016).
Posisi berbaring disaat tidur itulah yang bisa menyebabkan isi lambung, termasuk asam lambung, berbalik arah ke kerongkongan.

GERD dapat menyebabkan dada terasa panas atau seperti terbakar dan sesak.
Menurut Epistel, sesudah makan sebaiknya jangan langsung berbaring.

Posisi tidur atau berbaring bias membuka katub lambung yang memudahkan naiknya asam lambung.
Posisi berbaring pun seharusnya lebih tinggi dari lambung supaya mencegah GERD.

Epistel mengatakan, naiknya asam lambung sering kali kambuh karena terlalu banyak makan sebelum tidur malam.
Idealnya, makanlah 2-3 jam sebelum tidur.

Dengan melakukan hal ini, Anda memberikan waktu pada sistem pencernaan untuk mencerna makanan terlebih dahulu.
Jenis asupaan makanan ketika sahur ataupun berbuka puasa pun bisa memengaruhi kenaikan asam lambung.

Menurut Epistel, hindari makan yang berlebihan secara sekaligus ketika berbuka puasa, hindari makanan berlemak tinggi, dan kopi karena bisa merangsang asam lebih banyak lagi.

sumber : tribunnews*com/tag/tips-ramadan/?url=ramadan/2016/06/08/awas-inilah-pemicu-naiknya-asam-lambung-saat-puasa

Post a Comment

 
Top